Penyebab Kartu e-KTP Lama

Alasan Kenapa Pembuatan E-KTP Elektronik Jadinya Lama? Tidak Seperti KTP Biasa

Alasan Kenapa Pembuatan e-KTP Elektronik

Setiap warga Indonesia wajib memiliki e-KTP sebagai kartu identitas. Pemilik KTP biasa pun diharuskan menggantinya menjadi e-KTP. Proses pembuatan kartu e-KTP sendiri dilakukan di kantor kecamatan. Pembuatan e-KTP elektronik hanya satu hari saja meliputi berbagai proses rekam data. Beberapa wilayah mungkin bisa langsung jadi dan pada hari itu juga kartu e-KTP langsung diberikan. Namun beberapa wilayah di tanah air mengalami keterlambatan pada penyerahan kartu e-KTP hingga berhari-hari bahkan berbulan-bulan. Ada beberapa penyebab yang membuat e-KTP tidak langsung jadi atau tidak cepat diserahkan ke warga.

Pembuatan e-KTP Elektronik

Penyebab Kartu e-KTP Lama

Lamanya e-KTP sampai ke tangan pemiliknya disebabkan oleh berbagai hal. Seperti masalah berikut yang sering menjadi kendala pembuatan KTP yang cepat.

1. Kekurangan material
Penyebab yang paling sering adalah material untuk mencetak e-KTP kurang. Masalah seperti ini memang bisa terjadi di berbagai wilayah, mengingat KTP elektronik merupakan program nasional. Kehabisan blangko untuk mencetak kartu e-KTP sering menjadi masalah pembuatan e-KTP elektronik yang lama. Material untuk pembuatan blangko e-KTP sendiri dibuat oleh pihak yang ditunjuk oleh pemerintah pusat. Pengiriman untuk beberapa wilayah yang hanya beberapa lembar menjadi penyebab kehabisan material e-KTP. Apabila belum ada dropping dari pemerintah atau Kemendagri, maka suatu daerah akan mengalami kendala dalam pencetakan e-KTP

2. Rekam data yang belum selesai
Lambatnya kartu e-KTP tentunya merugikan masyarakat. Terlebih lagi untuk mengurus urusan yang memerlukan kartu identitas. Terlambatnya kartu e-KTP diberikan ke masyarakat juga bisa disebabkan karena masalah pada rekam data itu sendiri. Beberapa kasus seperti NIK yang ganda membuat perekaman data e-KTP harus dilakukan ulang. Biasanya NIK yang ganda, salah satu NIK sudah terdaftar di kota atau daerah lain. Masalah seperti ini mengharuskan pembuatan dan perekaman data e-KTP ulang. Sudah bisa dipastikan, pencetakan kartu e-KTP akan lebih lama bisa satu minggu atau bulanan. Sistemnya yang nasional, membuat e-KTP satu identitas hanya untuk satu orang. Apabila ditemukan identitas yang sama, maka rekam data harus dilakukan ulang.

3. Adanya praktik calo
Keluhan yang cukup banyak disampaikan masyarakat tanah air adalah e-KTP yang tidak kunjung diberikan karena berbagai hal. Padahal pemerintah menargetkan pembuatan e-KTP elektronik dapat selesai kurang dari satu hari. Namun banyak kasus justru e-KTP yang tidak diberikan hingga berbulan-bulan lamanya sejak rekam data. Untuk masyarakat yang mengalami masalah tersebut, sebenarnya bisa melapor ke layanan aduan masyarakat yang memang sudah disediakan oleh pemerintah. Masalah yang banyak dialami di berbagai daerah ini justru disalahgunakan untuk percaloan. Siapa yang membayar akan ditangani lebih awal sehingga cepat mendapatkan kartu e-KTP. Praktik tersebut tentunya ilegal dan merugikan masyarakat.

Itulah beberapa penyebab yang menjadi kendala pembuatan e-KTP elektronik begitu lama. Mungkin setiap daerah di tanah air punya aturan dan kendala sendiri, sehingga pembuatan KTP ini tidak secepat daerah-daerah lain.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *