Program dari Gubernur DKI Jakarta 2017

Yuk Cari Tahu Program dari Gubernur DKI Jakarta 2017 yang Telah Dijanjikan Sewaktu Kampanye?

Program dari Gubernur DKI Jakarta 2017 

Pilkada atau Pemilihan Kepala Daerah merupakan pesta demokrasi untuk memilih kepala daerah Provinsi, Kota, atau Kabupaten tertentu. Pilkada dilaksanakan pada waktu yang berbeda-beda, tergantung pada kebijakan masing-masing daerah. Pada tahun 2017, DKI Jakarta mengadakan Pilkada untuk memilih gubernur dan wakil gubernur. Ada beragam program gubernur DKI Jakarta 2017 yang dikampanyekan oleh pasangan calon gubernur dan wakil gubernur selama masa kampanye. Program tersebut digemborkan secara masif melalui media massa atau kampanye untuk menarik hati warga DKI Jakarta agar memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Bahkan ada salah satu stasiun TV swasta yang memfasilitasi debat Cagub Cawagub. Pilkada DKI Jakarta pada tahun 2017 diikuti oleh tiga pasangan gubernur dan wakil gubernur, yaitu Agus dan Silvi, Ahok dan Djarot, serta Anies dan Sandi.

Ketiga pasangan gubernur dan calon gubernur DKI Jakarta memiliki program gubernur DKI Jakarta 2017 di berbagai bidang kehidupan. Salah satu bidang yang menjadi sorotan dalam membuat program adalah bidang ekonomi. Ketiga pasangan calon pemimpin DKI Jakarta memiliki program kerja yang menjanjikan kemajuan pembangunan DKI Jakarta sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga DKI Jakarta. Calon gubernur Agus merancang program berupa pemberian anggaran dana sebesar 1 miliar untuk setiap RW yang ada di Jakarta serta dana sebesar 30 juta untuk setiap unit usaha. Calon gubernur Ahok mempunyai program di bidang ekonomi berupa pembebasan perumahan, transportasi, dan sekolah sebagai bentuk subsidi kepada warga miskin di DKI Jakarta. Sedangkan, calon gubernur Anies menjanjikan dana sebesar 50 juta untuk memberdayakan perempuan agar membentuk unit usaha. Selain itu, Anies menjanjikan penyediaan lapangan pekerjaan yang lebih banyak serta peluang usaha yang lebih mudah.

Program gubernur DKI Jakarta 2017 turut menyoroti masalah-masalah yang umum terjadi di DKI Jakarta yaitu kemacetan. Calon gubernur Agus memiliki program peningkatan sistem manajemen lalu lintas serta penambahan jumlah bus Trans Jakarta. Calon gubernur Ahok mengatasi kemacetan dengan cara menyelesaikan pembangunan MRT dalam waktu dekat serta menambah jumlah bus Trans Jakarta. Sedangkan, calon gubernur Anies memberikan solusi kemacetan dengan sistem carpooling atau pembagian kendaraan dan memberikan peluang kepada masyarakat untuk memberi solusi terhadap kemacetan.

Selain itu, masalah banjir turut menjadi masalah yang harus dicari penyelesaiannya oleh ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. Calon gubernur Agus memberikan solusi untuk mengatasi banjir dengan program gubernur DKI Jakarta 2017 penambahan jumlah sumur resapan yang ada di wilayah DKI Jakarta. Calon gubernur Ahok berjanji akan mengatasi banjir dengan cara memperbaiki daerah aliran sungai agar berfungsi kembali. Sedangkan, calon gubernur Anies memiliki program mengatasi banjir dengan cara yang sama dengan Agus, yaitu menambah jumlah sumur resapan.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *