Seluruh Izin Usaha Di Indonesia Dari Kemprin Di Alihkan Ke BKPM


Satu per satu, kini BKPM telah menyatukan pengurusan tentang izin usaha di Indonesia yang sejauh ini sudah tersebar diberbagai Kementerian Indonesia. Bahkan kini otoritas terbaru penanaman modal tersebut mendapatkan wewenang pelimpahan pengurusan tentang perizinan usaha dari Kemprin (Kementerian Perindustrian). Dari Kementerian Perindustrian, BKPM kembali mendapatkan limpahan tanggung jawab untuk mengurus perizinan usaha sebanyak 436 izin usaha. Namun sayangnya, Saleh Husein selaku Menteri Perindustrian Indonesia tidak melakukan perincian secara detail 436 izin usaha tersebut. Yang jelas, jumlah tersebut meliputi seluruh izin yang terdapat dalam Kementerian Perindustrian Indonesia. Dan semua perizinan dipusatkan langsung ke BKPM agar pengeluaran perizinan untuk investor asing lebih mudah.

Franky Sibarani, sebagai Kepala Pusat BKPM menegaskan bahwa setelah memperoleh pelimpahan mengenai seluruh izin usaha di Indonesia dari Kementerian Perindustrian maka dipastikan BKPM akan membuat sebuah penyederhaan dalam pengurusan perizinan berdasarkan sektor Industri ataupun jenis usaha. Jadi, para pelaku industri dipersilahkan untuk datang ke salah satu pelayanan BKPM untuk melakukan pengurusan izin usaha. Franky Sibarani juga menjajikan bahwa perubahan kebijakan tersebut dipastikan dapat mempercepat pengurusan perizinan. Hal ini dikarenakan, sejauh ini proses pengurusan perizinan usaha sektor perindustrian kurang lebih waktu yang dibutuhkan 730 hari. Harapan Franky, proses pengurusan perizinan di BKPM selesai dalam waktu 73 hari. Namun penyederhaan sistem izin usaha tersebut masih menunggu pengesahan dan keputusan dari Kementerian Perindustrian Indonesia yang bersangkutan.

Hingga kini, BKPM ternyata sudah melakukan koordinasi bersama 18 Kementerian Instansi dan Teknis. Diantaranya Kementerian ESDM, Kementerian Tata ruang dan Agraria, Kementerian Tenaga Kerja dan Kementerian Kehutanan. BKPM beserta Kementerian-Kementerian tersebut akan kembali melakukan koordinasi sistem untuk mempersatukan semua izin usaha di Indonesia di 5 Kementerian-Kementerian tersebut. Nantinya, Kementerian Indonesia lainnya juga akan diajak kerjasama untuk memusatkan seluruh pengurusan perizinan di BKPM agar dukungan pelayanan izin satu pintu lewat PTSP. Selama ini, pelayanan satu pintu PTSP di BKPM hanya mendominasi pengurusan izin usaha dan izin prinsip saja. 

Related posts

Leave a Comment