𝐈𝐧𝐢 𝐃𝐢𝐚 𝐓𝐢𝐩𝐬 𝐏𝐢𝐧𝐣𝐚𝐦𝐚𝐧 𝐎𝐧𝐥𝐢𝐧𝐞 𝐀𝐦𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐍𝐲𝐚𝐦𝐚𝐧
𝗧𝗶𝗽𝘀 𝗽𝗶𝗻𝗷𝗮𝗺𝗮𝗻 𝗼𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝘁𝗲𝗿𝗽𝗲𝗿𝗰𝗮𝘆𝗮, dengan meminjam uang secara online sering kali jadi pilihan di saat terdesak. Namun, pinjaman online ini juga rentan penipuan. Apabila kita tidak cermat serta waspada, akan sangat mudah bagi kita dalam menjadi korban dan bahkan merugi hingga ratusan juta rupiah. Tapi, bukan berarti tidak ada pinjaman secara online yang bisa dipercaya melalui OJK (Otoritas Jasa Keuangan) telah memberi izin pada 88 perusahaan teknologi keuangan, bukti bahwa ada banyak penyedia pinjaman dana online yang bisa dipercaya.
𝐂𝐢𝐫𝐢 - 𝐂𝐢𝐫𝐢 𝐏𝐢𝐧𝐣𝐚𝐦𝐚𝐧 𝐎𝐧𝐥𝐢𝐧𝐞 𝐓𝐞𝐫𝐩𝐞𝐫𝐜𝐚𝐲𝐚:
𝐋𝐞𝐦𝐛𝐚𝐠𝐚 𝐏𝐢𝐧𝐣𝐚𝐦𝐚𝐧 𝐓𝐞𝐫𝐝𝐚𝐟𝐭𝐚𝐫 𝐝𝐢 𝐎𝐉𝐊(𝐨𝐭𝐨𝐫𝐢𝐭𝐚𝐬 𝐣𝐚𝐬𝐚 𝐤𝐞𝐮𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧)
Syarat mutlak agar kita terhindar dari penipuan pinjam uang secara online ialah dengan memastikan lembaga pinjaman tersebut terdaftar di OJK atau berada di bawah pengawasannya. Cek legalitas lembaga yang akan dipilih di situs resmi OJK. Kita juga bisa hubungi call center OJK di 157 untuk memastikan pada customer service.
Tidak sedikit pinjaman secara online yang mematok bunga sampai dengan dua persen per hari. Artinya, apabila kita meminjam uang Rp1 juta, maka tiap hari akan bertambah Rp10 ribu. Dalam sebulan saja, bunga pinjaman telah menjadi Rp600 ribu. Lembaga pinjaman yang bergerak secara online sebaiknya mengenakan bunga yang masih terbilang wajar. Kita bisa bandingkan dengan bunga di bank yang rata-rata sebesar 0.7 sampai 2 persen per bulan.
Aplikasi pinjaman online cepat cair ini harusnya memiliki kantor yang jelas alamatnya. Biasanya, alamat serta nomor telepon akan tercantum di situs resmi website resmi menggunakan keamanan web https. Jika lembaga pinjaman tidak jelas di mana tempatnya besar kemungkinan lembaga tersebut ilegal atau palsu dan berniat menipu.
Situs resmi harus diawali dari https dan bukannya http. Selain itu, email yang digunakan juga harus email resmi perusahaan, bukan provider email gratis seperti Yahoo atau Gmail. Abaikan tiap penawaran pinjaman tunai melalui SMS yang kemungkinan besar merupakan rentenir online, apalagi jika tidak ada situs atau email resminya.
Penyedia pinjaman secara online ini takkan ragu dalam menjelaskan bagaimana mekanisme proses peminjaman, dari mulai tenor, suku bunga, batas pelunasan serta simulasi cicilan. Ini karena OJK telah mewajibkan tiap perusahaan yang bergerak diindustri fintech ( finansial teknologi ) dalam melakukan transparansi pada debitur terkait prosedur peminjaman. Debitur takkan merasa dirugikan karena sudah tahu resiko transaksi tersebut.
𝐏𝐞𝐫𝐢𝐤𝐬𝐚 𝐑𝐢𝐰𝐚𝐲𝐚𝐭 𝐊𝐫𝐞𝐝𝐢𝐭 𝐂𝐚𝐥𝐨𝐧 𝐃𝐞𝐛𝐢𝐭𝐮𝐫
Apabila penyedia pinjaman dengan mudah meloloskan pengajuan kredit, hal ini sebenarnya patut dicurigai. Penyedia pinjaman secara online yang baik takkan sembarangan memberikan dana, namun melakukan pemeriksaan guna menyeleksi kelayakan calon debitur melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK.
𝐋𝐚𝐲𝐚𝐧𝐚𝐧 𝐍𝐚𝐬𝐚𝐛𝐚𝐡 𝐌𝐮𝐝𝐚𝐡 𝐃𝐢𝐡𝐮𝐛𝐮𝐧𝐠𝐢
Penyedia pinjaman online aman haruslah memiliki layanan nasabah responsif. Nasabah akan mendapat bantuan secara cepat saat mengalami kendala. Kita juga bisa manfaatkan layanan nasabah ini dalam memperoleh informasi terkait fasilitas pinjaman yang dibutuhkan.
𝐏𝐞𝐥𝐚𝐣𝐚𝐫𝐢 𝐒𝐞𝐦𝐮𝐚 𝐁𝐢𝐚𝐲𝐚 𝐘𝐚𝐧𝐠 𝐀𝐝𝐚
Jangan lansung tergiur pinjaman secara online yang langsung cair. Lihat serta pelajari dulu biaya-biaya lain yang menyertai. Biaya ini juga harus diberitahukan secara jelas sejak awal. Umumnya, biaya-biaya yang sering muncul di antaranya adalah:
𝗣𝗿𝗼𝘃𝗶𝘀𝗶 𝗮𝘁𝗮𝘂 𝘀𝗲𝗺𝗮𝗰𝗮𝗺 𝘂𝗮𝗻𝗴 𝘁𝗮𝗻𝗱𝗮 𝗷𝗮𝘀𝗮 𝘀𝗮𝗮𝘁 𝗽𝗶𝗻𝗷𝗮𝗺𝗮𝗻 𝗱𝗶𝘀𝗲𝘁𝘂𝗷𝘂𝗶
Administrasi, yaitu uang yang digunakan untuk mengurus aneka administrasi pinjaman, umumnya akan disatukan dengan provisi. Denda yang dikenakan apabila cicilan terlambat. Penalti yang dikenakan apabila pelunasan dipercepat
Terdapat beberapa pinjaman yang tidak mengenakan biaya administrasi atau provisi, namun kita harus lihat dulu biaya yang lain. Denda harus dihitung per bulan bukan per hari. Biaya penalti juga harus diketahui secara jelas keberadaannya dan bagaimana cara perhitungannya. Wajarnya, biaya penalti akan dihitung mulai dari sisa plafon yang belum dibayar. Hindari pinjaman yang penaltinya berupa persentase total plafon, bukan dari sisa plafon yang belum dibayar.
𝗣𝗲𝗿𝗵𝗮𝘁𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗦𝘆𝗮𝗿𝗮𝘁-𝘀𝘆𝗮𝗿𝗮𝘁𝗻𝘆𝗮
Cari pinjaman online yang syarat-syaratnya lebih mudah untuk dipenuhi dibanding kredit dari bank. Umumnya, syarat-syarat ini termasuk kartu identitas dan Nomor Pokok Wajib Pajak. Kebanyakan dari pinjaman secara online tidak harus memiliki kartu kredit. Jika ada syarat yang terbilang aneh seperti foto kartu kredit secara bolak-balik, tidak usah menggunakan jasa tersebut. Ini karena nomor kartu kredit wajib dijaga kerahasiannya, terutama adalah tiga digit terakhir nomor pada belakang kartu yang dapat menjadi alat validasi transaksi. Syarat aneh lainnya ialah peminjam yang harus membayar sejumlah uang dulu untuk mendapat pinjaman. Ini adalah penipuan karena tidak masuk akal apabila seseorang yang butuh dana malah dimintai dana.
Pastikan situs penyedia pinjaman secara online tersebut memiliki tanda gembok yang terkunci pada sisi kiri atas alamatnya. Lihatlah pada pojok kiri layar komputer maupun ponsel masing-masing. Apabila ada, maka berarti keamanannya akan lebih terjamin, karena pemberi pinjaman dana yang terpercaya harus memastikan keberadaan gembok terkunci pada situsnya. Apabila tanda gemboknya terbuka atau memiliki tanda coret, carilah pinjaman di tempat lain.
Cara lain untuk memastikan kita meminjam dana secara online dari tempat terpercaya ialah dengan meminta rekomendasi dari teman atau saudara yang sebelumnya pernah menggunakan jasa suatu lembaga tertentu. Cara pinjam uang secara online memang mudah dan cepat, namun kita tidak boleh gegabah karena ada resiko penipuan yang bisa menimpa apabila tidak berhati-hati. Kita juga harus pastikan dulu bahwa kita memang benar-benar butuh uang pinjaman tersebut mengingat besarnya bunga dan biaya lain yang harus dibayar.
Semoga artikel tips pinjaman online ini bisa bermanfaat nya. Terima Kasih :)