Kupas Tuntas Hiperplasia Endometrium - KABARWARAS class='index' itemscope='' itemtype='http://schema.org/WebPage'>
Kupas Tuntas Hiperplasia Endometrium

Kupas Tuntas Hiperplasia Endometrium

Associated with

Kupas Tuntas Hiperplasia Endometrium 

Pada organ dalam wanita, terdapat satu organ yang berhubungan dengan sistim reproduksi yaitu rahim atau dalam bahasa medisnya adalah uterus. Organ ini memiliki ciri yaitu berongga tempat dimana janin akan tumbuh dan memiliki dinding yang terbentuk dari struktur jaringan kelenjar yang kuat serta otot-otot rahim. Pada kondisi yang tidak biasa sering terjadi penebalan dinding rahim dengan ketebalan yang melebihi batas normal. 

Penebalan pada dinding rahim ini dalam bahas medisnya dinamakan hiperplasia endometrium. Kondisi ini terjadi karena beberapa macam sebab, salah satunya adalah bertambahnya jumlah sel secara abnormal sehingga mengakibatkan pertumbuhan yang tidak wajar. Apabila kondisi ini didiamkan maka akan membuat Anda menjadi sulit hamil dan kemungkinan terburuknya adalah menyebabkan kanker rahim. 

Kenali Gejala Awal Hiperplasia Endometrium 

Kenali Gejala Awal Hiperplasia Endometrium

Diagnosa hiperplasia endometrium memang hanya bisa ditegakkan setelah melalui serangkaian pemeriksaan medis secara menyeluruh. Namun secara umum apabila Anda mengalami penebalan pada dinding rahim, gejala yang paling menonjol adalah terjadinya perdarahan uterus secara abnormal. Yang dimaksud dengan perdarahan abnormal pada uterus ini adalah: 

· Terjadinya siklus menstruasi yang menjadi lebih pendek dari biasanya. Siklus pendek ini terjadi kurang dari 21 hari yang dihitung dari haid hari pertama pada periode menstruasi berikutnya. Padahal secara normal siklus menstruasi adalah 28 – 30 hari. 

· Terjadinya perdarahan selama periode menstruasi yang lebih banyak atau berlangsung dalam waktu yang lebiih panjang dari biasanya. 

· Adanya perdarahan yang terjadi walaupun bukan merupakan periode menstruasi. 

· Terjadinya perdarahan setelah masa menopause. Harusnya ketika Anda sudah memasuki masa menopause, Anda sudah tidak akan mendapatkan menstruasi kembali. Jadi perdarahan yang terjadi ketika masa menopause adalah perdarahan abnormal yang bisa dicurigai sebagai penebalan pada dinding rahim. 

Banyak beberapa sumber mengatakan untuk mengantisipasi terjadinya hiperplasia endometrium pada saat menstruasi, Anda bisa menggunakan merk pembalut yang aman dari klorin karena beberapa studi menyebutkan klorin dapat menyebabkan pendarahan yang lebih ketika menstruasi. Salah satu merk pembalut ini adalah Laurier yang terbuat dari bahan alami serta bebas dari klorin yang berbahaya.

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.

Recent Post