Gejala Tipes Pada Bayi Sulit Terdeteksi

Jika berbicara soal penyakit tipes, banyak orang beranggapan bahwa penyakit yang satu ini hanya bisa dialami oleh orang dewasa. Padahal tidak demikian, tipes adalah penyakit yang tidak mengenal usia alias semua usia bisa terserang tipes, baik orang dewasa, anak-anak dan bahkan bayi. Maka dari itu anda harus mengetahui dengan pasti Gejala Tipes Pada Bayi, agat buah hati kesayangan anda bisa segera di lakukan pengobatan, Tipes atau dalam bahasa medis disebutnya demam tifoid telah menjadi penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat Indonesia terlebih. Penyebab penyakit ini adalah bakteri Salmonella typhi, dimana bakteri yang satu ini sangatlah mudah menyebar. Makanan yang tercemar, kemudian tempat-tempat yang tidak bersih adalah faktor seseorang terserang penyakit tipes, tak terkecuali juga demikian pada bayi. Penularan penyakit tipes pada bayi sendiri bisa lewat makanan yang kurang higienis dan kemudian beberapa saat, 24 hingga 27 jam kemudian bayi akan mengalami gejala tipes.

Kenali Gejala Tipes Yang Terjadi Pada Bayi

Bayi yang lebih beresiko terserang penyakit tipes adalah yang berusia 6 bulan keatas, dimana pada usia ini bayi sudah menerima makanan pendamping ASI. Nah, apabila pengolahan makanan ini dilakukan kurang higienis, maka resiko bayi terserang penyakit tipes pun semakin besar. Gejala tipes pada umumnya adalah demam tinggi dengan suhu 39-40 derajat celsius. Akan tetapi gejala yang dialami oleh bayi lebih sulit terdeteksi ketimbang gejala yang dialami oleh orang dewasa. Oleh sebab itu juga bayi cukup sulit didiagnosis menderita penyakit tipes. Gejala yang dialami oleh bayi biasa dimulai dari seringnya rewel dan menangis. Tidak gampang menentukan gejala penyakit tipes pada bayi secara spesifik, apalagi jika si kecil hanya mengalami demam 1-2 hari saja sehingga menyebabkan orang tua pun menganggao itu hanya demam biasa yang dapat sembuh dengan sendirinya. Ibu dan ayah harus bisa mewaspadainya secara cermat.

Ibu dan ayah harus waspada jika bayi anda mengalami demam yang naik turun, dimana ketika sore dan malamnya naik, dan biasanya di pagi dan siang hari demam menurun. Kemudian gejala tipes lainnya pada bayi yang perlu diwaspadai adalah gangguan sistem pencernaannya. Entah itu diare ataupun susah buang air besar. Lalu selanjutnya adalah bayi mengalami lidah kotor alias lidahnya memutih dengan ujung lidah serta tepi lidah yang kemerahan. Serta satu gejala lainnya adalah mual dan muntah. Jika bayi anda mengalami gejala-gejala tersebut, segera tangani dengan melarikan ke dokter supaya mendapatkan penanganan medis segera. Langkah terbaik lainnya adalah lakukan pencegahan sejak dini yang salah satunya dengan selalu menjaga kebersihan bayi anda. Bukan itu saja, kebersihan anda dan orang-orang sekitar yang merawat bayi juga perlu dijaga. Biasakan untuk mencuci tangan memakai sabun antibakteri seperti Lifebuoy saat sebelum mengurus/memegang bayi, saat sebelum dan sesudah menyiapkan makanan bayi dan lain sebagainya.




Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp chat