Motorik Pada Anak

Pengembangan Kemampuan Motorik Pada Anak

Pengembangan Kemampuan Motorik Pada Anak

Perkembangan motorik pada anak adalah proses pertumbuhan dan perkembangan anak dalam kemampuan gerak dasar seorang anak. Pada dasarnya, kemampuan motorik pada anak ini akan terus berkembang seiring dengan kematangan saraf dan otot anak. Sehingga, setiap gerakan yang dilakukan oleh anak merupakan bagian dari sistem dalam tubuh yang terkontrol melalui cara kerja otak. Setiap anak akan mengalami prosews perkembangan yang berbeda-beda. Hal ini tergantung pada proses kematangan masing-masing anak.

Perkembangan motorik yang merupakan salah satu dari 6 aspek perkembangan anak usia dini ini dapat ditandai melalui pertumbuhan fisiknya seperti peningkatan berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, dan tonus otot. Proses pertumbuhan pada anak ini perlu mendapatkan perhatian yang cermat dari kedua orang tuanya. Karena anak dengan pertumbuhan fisik yang kurang optimal dapat menjadi pertanda bahwa terdapat sesuatu yang terjadi pada fisik anak. Itu sebabnya, orang tua pada umumnya akan diberikan KMS (kartu Menuju Sehat) baik dari dokter maupun dari bidan untuk mengontrol dan menjadi bahan evaluasi dalam tumbuh kembang fisik anak.

Pada umumnya, anak laki-laki memiliki banyak otot pada setiap kilogram berat badannya. Sedangkan anak perempuan biasanya memiliki lebih banyak jaringan lemak dalam tubuhnya. Biasanya, seorang anak baik laki-laki maupun perempuan akan tumbuh tinggi sekitar 5-7,5 cm pertahun dan akan mendapatkan berat badan 2-3 kg pertahun sepanjang usia balita hingga masa pubertasnya.

Perkembangan motorik pada anak juga meliputi perkembangan saraf motorik kasar dan perkembangan saraf motorik halus. Motorik kasar merupakan gerakan fisik yang membutuhkan keseimbangan dan koordinasi antar anggota tubuh, dengan menggunakan otot-otot besar, baik melalui sebagian maupun seluruh anggota tubuh anak, seperti berjalan, berlari, melompat, dan sebagainya. Motorik halus pad anak adalah kemampuan yang berhubungan dengan keterampilan fisik yang melibatkan otot kecil dan koordinasi antara mata dan tangan. Saraf motorik pada anak ini dapat dilatih melalui rangsangan otak (stimulasi) yang diberikan secarr rutin sejak dini.

Perkembangan motorik ini merupakan bagian penting dari 6 aspek perkembangan anak usia dini yang harus terus dikembangkan guna membantunya agar menjadi anak yang sehat dan cerdas.




Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp chat