Faktor Pendukung Perkembangan Psikologi Pada Anak Masa Prasekolah

Perkembangan Psikologi Pada Anak Masa Prasekolah

Perkembangan buah hati memang tidak pernah lepas dari perhatian orang tua terlebih bila telah memasuki usia prasekolah. Setiap orang tua pasti ingin buah hati mereka berkembang dengan maksimal dna menjadi anak yang cerdas. Berikut ini beberapa faktor pendukung perkembangan psikologi pada anak masa prasekolah yang perlu diketahui orang tua agar bisa memberikan yang terbaik bagi buah hati.

Kebutuhan gizi – setiap perkembangan pada anak tidak lepas dari kebutuhan gizi yang seimbang. Dengan asupan gizi yang cukup, anak bisa memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan mereka. Orang tua bisa memberikan makanan seimbang dengan gizi yang cukup dan bila perlu bisa ditambah dengan susu Wyeth yang mempunyai gizi seimbang.

Peran orang tua – perkembangan psikologis anak tentu tidak lepas dari peran orang tua. Apa yang ditanamkan orang tua akan menjadi acuan anak dalam ketika mereka dewasa. Hal ini dikarenakan orang tua dan keluarga merupakan lingkungan sosial pertama bagi anak. Dalam keluarga mempunyai fungsi religious, reproduktif, edukatif, rekreatif, protektif, dan juga sosial yang mempunyai peranan besar pada perkembangan anak. Anak-anak pada masa prasekolah cenderung mengamati, meniru, melakukan, dan juga mempolakan dirinya dengan model orang tua. Sehingga, sangat penting bagi orang tua untuk senantiasa memberikan model atau contoh teladan bagi anak sehingga anak bisa berkembang dengan baik.

Lingkungan sekitar – selain keluarga, lingkungan sekitar tempat anak bermain juga memiliki peran penting untuk perkembangan psikologi anak. Meskipun lingkungan sekitar tidak mempunyai faktor tanggung jawab, namun memberikan unsur pengaruh yang cukup besar pada anak. Interaksi anak dengan lingkungan sekitar tidak bisa diabaikan begitu saja karena bisa memberikan pengaruh yang cukup besar misalnya anak yang semula penurut menjadi sebaliknya karena lingkungan yang kurang baik.

Peran aktif anak – selain dari peran orang tua dan masyarakat, anak juga harus memiliki inisiatif dan kemauan untuk berkembang. Biasanya pada usia prasekolah, anak bisa sangat aktif dan ingin tahu. Semakin aktif dan antusias anak memberikan mereka banyak hal baru untuk dipelajari.




Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp chat