INFO BEASISWA S2 KE EROPA

Persiapan Pernikahan di Usia Muda

Persiapan Pernikahan di Usia Muda

Pernikahan usia muda sekarang sudah bukan hal baru lagi untuk ditemukan di tengah masyarakat. Banyak muda-mudi yang memutuskan untuk melepas masa lajang, bahkan saat usia mereka baru menginjak dua puluhan tahun. Menikah muda sebenarnya memang bukan tren baru. Orang-orang tua pada zaman dahulu seringkali menikah di usia belasan tahun. Kini, menikah muda kembali menjadi tren. Selain karena menikah akan melengkapkan separuh agama, pernikahan juga akan membawa pasangan ke kehidupan yang sebenarnya. Menikah akan membuat seseorang semakin paham akan arti cinta, hak dan tanggung jawab, menyiapkan keturunan untuk generasi baru, dan lain sebagainya. Tentu saja, pernikahan di usia muda akan membutuhkan beberapa persiapan tersendiri.

Persiapan Mental Untuk Pernikahan Usia Muda

Persiapan mental terutama dibutuhkan bagi pasangan yang hendak menikah muda. Ini karena masa muda kerap diidentikkan dengan menghabiskan waktu bersama teman-teman untuk berpetualang, mencari jati diri, ataupun meniti karir di pekerjaan masing-masing. Menikah akan membuat prioritas menikmati masa muda beralih ke mengurus keluarga. Terutama untuk perempuan, setelah menikah dan dikaruniai keturunan pastilah prioritas dalam hidup akan beralih menjadi mengurus anak di rumah. Mental harus disiapkan terlebih dahulu agar semakin siap dan mantap dalam pernikahan usia muda. Terutama agar pernikahan dapat dijalani secara bahagia tanpa harus berpikir bahwa pernikahan telah merenggut kesenangan masa muda.

Persiapan Biaya Untuk Pernikahan Masa Muda

Tak bisa dipungkiri bahwa masalah biaya adalah konsentrasi utama bagi pasangan yang hendak menikah. Seringkali pasangan yang hendak menikah, terutama yang hendak melangsungkan pernikahan usia muda, merasa takut duluan membayangkan besarnya biaya pernikahan dan pengeluaran setelah menikah nanti. Masalah biaya ini memang harus dipersiapkan secara matang sejak awal. Yang perlu diingat adalah bahwa pernikahan tidak perlu mewah, yang penting bisa memenuhi rukun-rukun wajib dalam pernikahan. Untuk pestanya dapat digunakan pesta yang sederhana saja atau sekedar ijab kabul di Kantor Urusan Agama setempat apabila memang ingin menghemat biaya.

Pernikahan usia muda bukan hanya untuk sekedar mengikuti hawa nafsu atau karena hendak mengikuti jejak teman-teman sepergaulan yang telah lebih dahulu melepas masa lajang. Pernikahan, baik yang dilakukan di usia muda dan usia tua, harus dilandasi akan agama, cinta serta keyakinan akan satu sama lain untuk membangun rumah tangga. Kedua belah pihak harus sama-sama mengetahui bahwa pernikahan akan membawa tanggung jawab yang lebih besar, baik kepada satu sama lain ataupun kepada anak nantinya. Inilah mengapa pernikahan harus dipikirkan matang-matang sebelum dilaksanakan agar tidak membawa dampak buruk di kemudian hari. Bukan hanya dari segi biaya serta penyelenggaraan pesta, namun juga kesiapan mental saat mengarungi bahtera rumah tangga nantinya. Demikian adalah beberapa persiapan untuk pernikahan di usia muda. Semoga bisa membantu.




Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp chat